BERITA

BERITA

Estafet Kepemimpinan Resmi Bergulir, BEM dan HMP Fakultas Tarbiyah Periode 2025/2026 Dilantik dengan Khidmat

Foto prosesi serah terima jabatan kepengurusan BEM Fakultas Tarbiyah, HMP PAI, dan HMP PGMI periode 2025/2026 yang ditandai dengan penyerahan dokumen secara simbolis dari ketua sebelumnya kepada ketua terpilih, disaksikan oleh Dekan Fakultas Tarbiyah Saman Hudi, S.Ag., M.Si, serta jajaran pimpinan dan pengurus organisasi. Jember – Fakultas Tarbiyah Universitas Islam Jember menggelar Pelantikan Raya Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Tarbiyah, Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (HMP PAI), dan Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (HMP PGMI) periode 2025/2026 pada Senin, 23 Februari 2026, pukul 10.00 WIB. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan menjadi momentum penting dalam proses regenerasi kepemimpinan organisasi kemahasiswaan di lingkungan fakultas. Acara pelantikan dihadiri oleh pimpinan fakultas, dosen, serta perwakilan mahasiswa. Prosesi diawali dengan pembacaan surat keputusan, dilanjutkan dengan pengambilan sumpah jabatan para pengurus yang dilantik. Dalam rangkaian kegiatan tersebut juga dilaksanakan serah terima jabatan dari ketua periode sebelumnya kepada ketua yang baru sebagai simbol estafet kepemimpinan dan keberlanjutan program organisasi. Dekan Fakultas Tarbiyah, Saman Hudi, S.Ag., M.Si, dalam sambutannya menyampaikan bahwa organisasi kemahasiswaan memiliki peran strategis dalam membentuk karakter kepemimpinan, meningkatkan kapasitas manajerial, serta menumbuhkan semangat kolaborasi di kalangan mahasiswa. Ia berharap kepengurusan periode 2025/2026 mampu menghadirkan program kerja yang inovatif, adaptif, dan memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan akademik maupun nonakademik di Fakultas Tarbiyah. Adapun pimpinan organisasi yang resmi dilantik yaitu Ketua BEM Fakultas Tarbiyah Elma Aenun Nazila, Ketua HMP PAI Siti Aisyah, serta Ketua HMP PGMI Danil Abdillah. Dalam pernyataannya, para ketua yang baru dilantik menyampaikan komitmen untuk menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta memperkuat sinergi antarorganisasi di lingkungan fakultas. Melalui pelantikan raya ini, Fakultas Tarbiyah menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan organisasi kemahasiswaan sebagai ruang pembelajaran kepemimpinan dan pengabdian. Diharapkan kepengurusan BEM dan HMP periode 2025/2026 mampu menjadi motor penggerak kegiatan mahasiswa yang progresif, profesional, dan berintegritas.

BERITA

Audit Mutu Internal oleh LP3M, Fakultas Tarbiyah UIJ Siap Tingkatkan Standar Akademik

Jember – Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu (LP3M) Universitas Islam Jember melaksanakan kegiatan Audit Mutu Program Studi pada Kamis, 12 Februari 2026. Audit ini menyasar Fakultas Tarbiyah dengan dua program studi, yakni Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) dan Pendidikan Agama Islam (PAI). Kegiatan audit menghadirkan auditor mutu, Dr. Arifin Nur Budiono, M.Si, yang melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola akademik, proses pembelajaran, serta implementasi standar penjaminan mutu di tingkat fakultas dan program studi. Sebagai auditee, Fakultas Tarbiyah dipimpin oleh Dekan Saman Hudi, S.Ag., M.Si, didampingi oleh Wakil Dekan Muhammad Ilyas, S.Pd.I., M.Pd.I. Turut hadir Ketua Program Studi PGMI Elga Yanuardianto, S.Pd.I., M.Pd.I, serta Ketua Program Studi PAI Prima Cristi Crismono, S.Pd., M.Pd, bersama tim penjaminan mutu fakultas. Audit dilaksanakan melalui tahapan pemeriksaan dokumen akademik, evaluasi keterlaksanaan standar mutu internal, validasi data dukung, serta sesi klarifikasi dan diskusi bersama pimpinan fakultas dan program studi. Fokus audit mencakup kesesuaian pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, kelengkapan administrasi pembelajaran, capaian pembelajaran lulusan, hingga efektivitas sistem monitoring dan evaluasi yang diterapkan. Dalam arahannya, Dr. Arifin Nur Budiono, M.Si menegaskan bahwa audit mutu merupakan instrumen strategis untuk memastikan sistem berjalan sesuai standar sekaligus mendorong perbaikan berkelanjutan. Audit bukan hanya proses penilaian, tetapi juga pembinaan guna memperkuat budaya mutu di setiap unit kerja. Dekan Fakultas Tarbiyah, Saman Hudi, S.Ag., M.Si, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan audit tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi momentum refleksi bersama dalam meningkatkan kualitas tata kelola dan layanan akademik. “Kami berkomitmen untuk terus melakukan penguatan sistem penjaminan mutu demi menghasilkan lulusan yang profesional, berintegritas, dan berdaya saing,” ujarnya. Melalui Audit Mutu Program Studi yang dilaksanakan oleh LP3M ini, Fakultas Tarbiyah Universitas Islam Jember diharapkan semakin kokoh dalam menerapkan standar mutu internal serta konsisten meningkatkan kualitas pendidikan di lingkungan institusi.

BERITA

LP3M Gelar Monev Pembelajaran, PAI dan PGMI Fakultas Tarbiyah UIJ Perkuat Mutu Akademik

Jember – Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu (LP3M) Universitas Islam Jember menyelenggarakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pembelajaran Semester Gasal Tahun Akademik 2025/2026 di lingkungan Fakultas Tarbiyah. Kegiatan ini menyasar Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI). Monev dilaksanakan sebagai bagian dari komitmen institusi dalam menjaga dan meningkatkan mutu akademik secara berkelanjutan. Dalam kegiatan tersebut, LP3M menghadirkan auditor, Rita Sri Kurniawati, S.ST., M.PH, yang melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan proses pembelajaran di kedua program studi. Proses evaluasi mencakup pemeriksaan dokumen Rencana Pembelajaran Semester (RPS), kesesuaian pelaksanaan perkuliahan dengan standar mutu, kelengkapan administrasi dosen, hingga sistem evaluasi hasil belajar mahasiswa. Selain itu, dilakukan sesi diskusi bersama pimpinan program studi dan dosen untuk membahas capaian, kendala, serta strategi penguatan mutu pembelajaran. Dekan Fakultas Tarbiyah, Saman Hudi, S.Ag., M.Si, menyampaikan bahwa kegiatan Monev ini menjadi momentum refleksi dan evaluasi bersama dalam meningkatkan kualitas akademik. Ia menegaskan bahwa budaya mutu harus terus dibangun melalui evaluasi yang objektif dan berkelanjutan. “Melalui monitoring dan evaluasi ini, kita memastikan bahwa proses pembelajaran berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan, sekaligus menjadi dasar untuk perbaikan dan inovasi ke depan,” ujarnya. Secara umum, pelaksanaan pembelajaran di Prodi PAI dan PGMI dinilai telah berjalan baik dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Beberapa rekomendasi perbaikan diberikan sebagai langkah strategis dalam rangka peningkatan kualitas layanan akademik. Dengan terselenggaranya Monev oleh LP3M ini, diharapkan Fakultas Tarbiyah Universitas Islam Jember semakin optimal dalam mencetak lulusan yang profesional, berintegritas, dan siap menghadapi dinamika dunia pendidikan.

BERITA

Mahasiswa PGMI Fakultas Tarbiyah UIJ Raih Juara 1 Berenthem Exhibition Vol. 1 Jember

Jember – Mahasiswa Fakultas Tarbiyah Universitas Islam Jember kembali mencatatkan capaian positif dalam kegiatan olahraga bela diri. Taufiq Bal Afif, mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), berhasil meraih Juara 1 pada event Berenthem Exhibition Vol. 1 yang mengusung tema Rise of the Champions. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada tanggal 11 Januari 2026 di Gedung Serbaguna Kaliwates, Jember. Berenthem Exhibition Vol. 1 menjadi ajang eksibisi yang menghadirkan atlet-atlet bela diri dari berbagai latar belakang untuk menampilkan kemampuan terbaiknya dalam suasana kompetitif yang menjunjung tinggi sportivitas. Keberhasilan meraih juara pertama dalam ajang eksibisi ini menunjukkan kesiapan teknik dan mental tanding yang dimiliki Taufiq Bal Afif. Partisipasinya tidak hanya berorientasi pada hasil, tetapi juga pada proses pembelajaran melalui pengalaman bertanding secara langsung di hadapan publik. Taufiq Bal Afif merupakan mahasiswa asal Desa Sidomukti, Kecamatan Mayang, Kabupaten Jember, yang lahir di Jember pada tanggal 16 Februari 2005. Selain aktif mengikuti perkuliahan di Program Studi PGMI, ia secara konsisten mengembangkan minat dan bakat di bidang olahraga bela diri melalui berbagai ajang kompetisi dan eksibisi. Ketua Program Studi PGMI Fakultas Tarbiyah UIJ, Dr. Elga Yanuardianto, M.Pd.I, menyampaikan bahwa capaian tersebut mencerminkan keberanian mahasiswa untuk keluar dari zona nyaman dan menguji kemampuan diri di ruang publik. Ia menilai pengalaman seperti ini sangat bernilai dalam membentuk sikap percaya diri dan kemandirian mahasiswa. Dekan Fakultas Tarbiyah UIJ, Saman Hudi, S.Ag., M.Si, menyatakan bahwa prestasi juara pertama ini menjadi indikator positif dari proses pembinaan mahasiswa di Fakultas Tarbiyah. Ia berharap capaian tersebut dapat menumbuhkan semangat berprestasi dan mendorong mahasiswa lain untuk aktif mengembangkan potensi diri secara bertanggung jawab. Melalui prestasi ini, Fakultas Tarbiyah Universitas Islam Jember terus memperkuat komitmennya dalam mendukung mahasiswa untuk berprestasi dan berkontribusi positif, baik di bidang akademik maupun non-akademik.

BERITA

Mahasiswa PGMI Fakultas Tarbiyah UIJ Ukir Prestasi di Jember Fight Championship

Jember – Mahasiswa Fakultas Tarbiyah Universitas Islam Jember kembali mengukir prestasi membanggakan di tingkat regional. Taufiq Bal Afif, mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), berhasil meraih Juara 1 kategori Amatir kelas 60 kg pada ajang Jember Fight Championship. Kejuaraan tersebut diselenggarakan oleh Unit Bela Diri Mahasiswa UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember pada tanggal 22 November 2025. Ajang ini menjadi sarana kompetisi bagi atlet bela diri dari berbagai perguruan dan komunitas yang ada di wilayah Jember dan sekitarnya. Capaian juara pertama ini menunjukkan kesiapan fisik, mental, serta ketekunan Taufiq Bal Afif dalam menjalani proses latihan dan pertandingan. Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa konsistensi dan kerja keras dapat menghasilkan capaian yang membanggakan. Taufiq Bal Afif merupakan mahasiswa asal Desa Sidomukti, Kecamatan Mayang, Kabupaten Jember, yang lahir di Jember pada tanggal 16 Februari 2005. Selain menjalani perkuliahan, ia aktif mengembangkan potensi diri melalui kegiatan olahraga bela diri secara berkelanjutan. Ketua Program Studi PGMI Fakultas Tarbiyah UIJ, Dr. Elga Yanuardianto, M.Pd.I, menilai prestasi ini sebagai gambaran positif dari pembinaan karakter mahasiswa. Menurutnya, pengalaman bertanding di arena kompetisi turut melatih sikap disiplin, tanggung jawab, serta ketangguhan mental yang sangat dibutuhkan dalam kehidupan akademik dan sosial. Sementara itu, Dekan Fakultas Tarbiyah UIJ, Saman Hudi, S.Ag., M.Si, menyampaikan bahwa pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa Fakultas Tarbiyah mampu menyalurkan energi dan bakatnya melalui jalur yang produktif. Ia berharap prestasi ini dapat mendorong terciptanya iklim kompetitif yang sehat di lingkungan fakultas, sekaligus memperkuat citra Fakultas Tarbiyah sebagai ruang tumbuhnya mahasiswa berprestasi. Prestasi ini diharapkan dapat memacu semangat mahasiswa Fakultas Tarbiyah Universitas Islam Jember untuk terus mengembangkan diri dan berkontribusi positif bagi institusi serta masyarakat.

BERITA

Mahasiswa PGMI Fakultas Tarbiyah UIJ Raih Juara 3 Silat di Ajang Tarung Bebas 2 Banyuwangi

Jember – Mahasiswa Fakultas Tarbiyah Universitas Islam Jember kembali menunjukkan kiprahnya di bidang olahraga bela diri tradisional. Taufiq Bal Afif, mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), berhasil meraih Juara 3 Silat kategori Sport Pendekar Muda kelas 61 kg putra dalam kegiatan Tarung Bebas 2. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Persaudaraan Setia Hati Terate Cabang Banyuwangi pada tanggal 24–26 Oktober 2025. Ajang ini diikuti oleh pesilat muda dari berbagai daerah dan menjadi wadah kompetisi untuk menampilkan kemampuan teknik, ketangguhan fisik, serta sikap sportif antar peserta. Prestasi ini menambah daftar capaian non-akademik yang diraih mahasiswa Fakultas Tarbiyah UIJ. Keikutsertaan Taufiq Bal Afif dalam ajang pencak silat ini menunjukkan semangat berproses dan keberanian untuk berkompetisi secara sehat. Taufiq Bal Afif merupakan mahasiswa asal Desa Sidomukti, Kecamatan Mayang, Kabupaten Jember, yang lahir di Jember pada tanggal 16 Februari 2005. Ia dikenal aktif mengembangkan minat dan bakat di bidang bela diri di samping menjalani aktivitas perkuliahan. Ketua Program Studi PGMI Fakultas Tarbiyah UIJ, Dr. Elga Yanuardianto, M.Pd.I, menyampaikan bahwa prestasi tersebut menjadi cerminan mahasiswa yang mampu mengelola waktu dan komitmen dengan baik. Ia menilai pengalaman mengikuti kejuaraan pencak silat turut membentuk keteguhan sikap, kepercayaan diri, serta etos berjuang yang bermanfaat bagi perjalanan akademik mahasiswa. Sementara itu, Dekan Fakultas Tarbiyah UIJ, Saman Hudi, S.Ag., M.Si, menyampaikan bahwa capaian ini menunjukkan keberhasilan mahasiswa dalam menyalurkan potensi diri melalui jalur yang konstruktif. Ia berharap prestasi di bidang olahraga tradisional dapat menjadi pemantik bagi mahasiswa lain untuk aktif berkegiatan dan memperkaya pengalaman selama masa studi. Fakultas Tarbiyah Universitas Islam Jember terus berupaya menciptakan lingkungan akademik yang mendukung tumbuhnya prestasi mahasiswa dalam berbagai bidang, baik akademik maupun non-akademik.

BERITA

Mahasiswa Fakultas Tarbiyah UIJ Raih Juara 3 Stand Fight MMA Jatim 2026

Jember – Mahasiswa Fakultas Tarbiyah Universitas Islam Jember kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat provinsi. Taufiq Bal Afif, mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), berhasil meraih Juara 3 Stand Fight kelas 56,7 kg Senior Putra pada ajang Indonesia Bela Diri Campuran Amatir Martial Art Piala Ketua Umum Pengprov Jawa Timur dalam Kejuaraan Provinsi Jawa Timur. Kejuaraan tersebut dilaksanakan pada tanggal 22–25 Januari 2026 di Sirkuit 1 Pasmar, Sidoarjo, dan diikuti oleh atlet-atlet terbaik dari berbagai daerah di Jawa Timur. Prestasi ini menjadi bukti kemampuan dan daya saing mahasiswa Fakultas Tarbiyah tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga dalam bidang olahraga dan pengembangan minat bakat. Taufiq Bal Afif merupakan mahasiswa asal Desa Sidomukti, Kecamatan Mayang, Kabupaten Jember. Ia lahir di Jember pada tanggal 16 Februari 2005. Keberhasilannya meraih podium ketiga dalam ajang bergengsi tingkat provinsi ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Fakultas Tarbiyah Universitas Islam Jember. Ketua Program Studi PGMI Fakultas Tarbiyah UIJ, Dr. Elga Yanuardianto, M.Pd.I, menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih. Ia menuturkan bahwa capaian tersebut menunjukkan mahasiswa PGMI mampu berkembang secara seimbang antara prestasi akademik dan non-akademik, serta diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya. Dekan Fakultas Tarbiyah UIJ, Saman Hudi, S.Ag., M.Si, juga menyampaikan rasa bangga dan dukungannya. Ia berharap prestasi ini dapat menjadi pemacu semangat bagi seluruh mahasiswa Fakultas Tarbiyah untuk terus berprestasi dan membawa nama baik fakultas maupun universitas di berbagai ajang kompetisi. Fakultas Tarbiyah Universitas Islam Jember terus berkomitmen mendukung pengembangan potensi mahasiswa secara menyeluruh, baik dalam bidang akademik, keilmuan, maupun minat dan bakat, guna melahirkan lulusan yang unggul, berkarakter, dan berprestasi.

BERITA

Akhlak dan Profesionalisme Jadi Pesan Utama Yudisium S1 Fakultas Tarbiyah UIJ

Dekan Fakultas Tarbiyah  Saman Hudi, S.Ag., M.Si menyematkan slempang dan pemberian fandel kepada mahasiswa lulusan terbaik Jember – Fakultas Tarbiyah Universitas Islam Jember (UIJ) menggelar Rapat Terbuka Senat Fakultas dalam rangka Pengukuhan Yudisium Program Sarjana (S1) Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI). Kegiatan ini dilaksanakan  di Aula Miftahul Ulum Kampus 1 Universitas Islam Jember pada Rabu, (3/12/2025). Acara berlangsung khidmat dengan dihadiri jajaran pimpinan Universitas, fakultas, dosen, tenaga kependidikan, serta para peserta yudisium. Sebanyak 63 mahasiswa dan mahasiswi dari dua program studi tersebut secara resmi dikukuhkan sebagai lulusan Fakultas Tarbiyah. Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Tarbiyah, Saman Hudi, S.Ag., M.Si, menegaskan bahwa kepintaran dan kecakapan akademik bukanlah satu-satunya syarat untuk meraih kesuksesan, terlebih bagi seorang guru. Menurutnya, sepintar apa pun seseorang, apabila tidak mampu diterima oleh masyarakat, maka kecakapan tersebut tidak akan memiliki makna yang besar. Lebih lanjut, Dekan Tarbiyah menekankan pentingnya kompetensi individual bagi seorang guru. Kompetensi ini berkaitan erat dengan akhlak, etika, dan tata krama dalam kehidupan bermasyarakat. Ia mengingatkan bahwa profesi guru berbeda dengan profesi lainnya, karena guru merupakan sosok yang digugu dan ditiru oleh peserta didik maupun masyarakat. Selain kompetensi individual, ia juga menyoroti pentingnya kompetensi profesional. Guru dituntut untuk benar-benar profesional dalam menjalankan tugasnya, seperti menguasai materi pelajaran, metode pembelajaran, serta tanggung jawab lainnya sebagai pendidik. Rapat Terbuka Senat dan Yudisium ini menjadi momentum penting bagi para lulusan sebagai awal pengabdian di tengah masyarakat, khususnya dalam dunia pendidikan Islam. Fakultas Tarbiyah berharap para lulusan mampu mengamalkan ilmu yang telah diperoleh dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan keteladanan.

BERITA

Seminar Internasional UIJ-UniSZA: Islam Moderat sebagai Modal Sosial bagi Perdamaian Dunia

Foto bersama : Dari kiri Prof. Madya Dr. Najihah binti Abdul Wahid, Prof. Madya Dr. Anas bin Mohd Yunus, Saman Hudi, S.Ag., M.Si, Dr. Ahmad Halid, S.Pd., M.Pd Jember – Fakultas Tarbiyah Universitas Islam Jember (UIJ) menjalin kolaborasi internasional dengan Universiti Sultan Zainal Abidin (UniSZA) Malaysia dalam upaya memperkuat persatuan umat dan moderasi beragama sebagai fondasi bagi terwujudnya perdamaian dunia. Kolaborasi tersebut direalisasikan melalui penyelenggaraan seminar internasional bertajuk “Moderate Islam as Social Capital for Global Peace” yang diselenggarakan di Aula Miftahul Ulum, Kampus 1 Universitas Islam Jember, Kamis (25/9/2025). Seminar ini menghadirkan akademisi dan pakar dari kedua institusi yang membahas peran Islam moderat dalam menjawab tantangan global. Ketua Pusat Kajian Turath UniSZA, Anas bin Mohd Yunus, menyampaikan bahwa praktik keagamaan yang seimbang antara akidah, syariat, dan tasawuf, sebagaimana tradisi keilmuan mazhab Syafi’i dan pemikiran Imam Al-Ghazali, merupakan fondasi penting dalam membentuk karakter umat Islam yang wasathiyah. Ia menekankan bahwa persatuan dan solidaritas di antara umat Islam menjadi kunci dalam menghadapi berbagai konflik internasional, termasuk konflik yang berlangsung di Palestina. Menurutnya, negara-negara Islam akan memiliki posisi yang lebih kuat apabila mampu membangun kesatuan dan kerja sama yang berkelanjutan. Anas bin Mohd Yunus juga menyoroti tantangan global yang muncul akibat dominasi dan sikap hegemonik kelompok tertentu. Tanpa adanya kesadaran kolektif dan persatuan di kalangan negara-negara Islam, upaya menghadapi tantangan tersebut akan sulit diwujudkan secara optimal. Sementara itu, Rektor Universitas Islam Jember, Ahmad Halid, menyampaikan bahwa konsep Islam wasathiyah memiliki relevansi strategis dalam menciptakan perdamaian dan meredam konflik. Konsep tersebut mencakup ukhuwah Islamiyah, ukhuwah basyariah, dan ukhuwah wathaniyah yang menekankan pentingnya persaudaraan antarumat Islam, sesama manusia, serta dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Ia menjelaskan bahwa nilai-nilai persaudaraan dan toleransi tersebut telah dicontohkan oleh Rasulullah saw. melalui Piagam Madinah, yang hingga kini relevan sebagai rujukan dalam membangun tatanan masyarakat yang damai dan berkeadilan. Lebih lanjut, Ahmad Halid menilai bahwa konflik yang terjadi di berbagai wilayah seperti Gaza, Sudan, dan Suriah menunjukkan masih lemahnya penghormatan terhadap hak asasi manusia. Oleh karena itu, nilai-nilai moderasi seperti tawasut, tasamuh, dan i’tidal perlu terus dikembangkan dalam kehidupan sosial, pendidikan, dan kebijakan publik. Sebagai tindak lanjut dari seminar ini, Universitas Islam Jember memperkuat kerja sama akademik dengan sejumlah perguruan tinggi di Malaysia dalam pengembangan kajian Islam moderat, multikultural, serta tradisi Ahlussunnah wal Jamaah. Kerja sama tersebut meliputi program pertukaran dosen dan mahasiswa serta pelaksanaan penelitian bersama. Pada kesempatan yang sama, Universitas Islam Jember dan Universiti Sultan Zainal Abidin Malaysia menandatangani nota kesepahaman sebagai dasar penguatan kolaborasi akademik yang berkelanjutan di bidang pendidikan dan penelitian Islam moderat.

Scroll to Top